Ikhlas itu berat

ketika ku mulai mencintai seseorang, aku telalu bodoh untuk melepasnya dan meninggalkan nya pergi dengan yang lain. saat aku benar-benar tahu bahwa dia sudah tak lagi mencintaiku, sakit itu baru terasa. dulu dia yang menarik perhatian ku, hingga menyayanginya. kau adalah yang pertama. tapi kau tak pernah ku miliki untuk yang kedua kali. saat melihatmu dengan yang lain ma’af jika rasa cemburu iyu ada, aku tahu posisiku. aku adalah orang bekas yang tak terpakai lagi. ingin rasa ku meminta mu untuk kembali, tapi itu tak mungkin kulakukan karena berbagai alasan. kini kau berubah menjadi orang lain yang asing bagiku, sifatmu bada, apa kamu marah dan benci padaku. ma’af aku akan terima jika memang kau sudah tak mengiginkanku.

aku selalu mengingat saat-saat bersamamu, saat dimana aku memilikimu dan menyayangimu seutuhnya. tapi sekarang beda, semua menjadi buruk dan buruk. kita telah berpisah dan tak bersama lagi. kau telah mencintai orang lain, ma’af aku memang cemburu. tapi aku sadar bahwa orang itu lebih dari segalanya dari aku. aku selalu berusaha membunuh rasa ini padamu, tapi kenapa masih tak bisa, apa ini yang dinamakan pelajaran ikhlas? ternyata berat….

saat aku ingin meninggalkan bayang-bayang bersamamu. bayangan itu selalu muncul. maaf jika aku terlalu bodo. tapi aku janji akn membunuh bahkan membuang perasaan ini.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.