Sering diri ini melihat sebuah sinetron atau film di tv, diri ini sering membayangkan bahwa diri ini adalah yang utama, katakan saja pemeran utama yang menjadi pusat cerita. Di mana diri ini penuh dengan kelebihan dan segalanya. Tapi ternyata salah, diri ini bukan lah pemeran utama yang menjadi pusat cerita, menjadi yang lebih baik. Sebenarnya apa peran diri ini dalam dunia yang sementara ini? Siapa yang dapat menjawab, andai diri ini tahu siapa yang menjadi sutradara bahkan produser dalam hidup ini. Diri ini ingin menjadi pemeran utama yang baik dan lebih baik. Siapa-siapa sutaradaranya? Siapa yang mengendalikan semua cerita yang terjadi? Siapa penanggung jawabnya? Andai diri ini tahu, diri ini ingin memilih.
Bertahun-tahun diri ini menjalani sebuah hidup yang sama dengan menjalankan sebuah sinetran di tv, tapi mengapa sampai saat ini diri ini juga belum tahu, apa peran, tujuan dan guna diri ini berperan? Semua masih meraba? Semua palsu dan tak jelas. Apa yang akan diri ini lakukan, kerjakan, ucapkan, lihat, dengar dan lainnya dalam satu detik kedepan tak ada yang tahu dan tak ada yang mengatur diri ini. Mungkinkah diri ini adalah sutradara yang dengan sembarang melakukan yang ingin di lakukan atau bahkan dunia ini memang rahasia. Tak ada yang tahu? Siapa yang akan menjawab semua pertanyaan yang diri ini tanyakan. Diri ini selalu dan selalu bertanya. Mungkinkah suatu saat diri ini akan menemukan jawabannya. Hanya waktu yang dapat membuktikan semua, karena waktu yang menyimpan semua rahasia, bahkan tak ada yang tahu rahasia satu detik kedepan.
Jika memang suatu saat diri ini menemukan jawaban akan segala pertanyaan yang intinya, apakah diri ini adalah pemeran utama yang lebih baik dan jawabannya tidak maka itu adalah sebuah realitas yang harus diterima. Karena diri ini memang merasa bahwa diri ini hanyalah pemeran pembantu yang biasa saja bahkan tak terlihat keberadaannya. Tapi bukankah peran yang kecilpun bisa menjadi sangat penting keberadaannya jika kita menjalankan peran ini dengan baik dan ikhlas. Karena diri ini meyakini bahwa meski diri ini hanya 1 diaantara 10.000.000.000 peran diri ini penting.
Memang tak ada yang mau menjadi pemeran pembantu, siapa yang tak ingin menjadi pemeran utama. Tapi jika semua ingin menjadi yang utama maka siapa yang akan menjadi yang ke dua, ke tiga bahkan yang seterusnya. Maka dengan ini meski diri ini bukanlah yang pertama, tapi diri ini akan selalu semangat untuk menjalankan episode-episode sinetron yang ada di dunia ini. Karena diri ini adalah bagian dari sinetron ini. Sekecil apapun peran dan keberadaan diri ini semua harus di terima dan selalu tersenyun untuk membuka aurah positif diri ini. Karena kenyataan diri ini bukanlah yang pertama dan itu tak akan pernah berubah. Diri ini hanya melakukan apa yang diri ini bisa karena-Nya


